Srinivas
Ada orang yang tidak datang untuk memperbaiki apa pun. Ia datang agar kita bisa runtuh dengan aman. Matahari berada di titik tertingginya. Sinarnya menembus tanpa tedeng aling-aling ke ruang rapat yang setengah panas, dipenuhi perdebatan mengenai brand positioning , identitas, dan annual campaign . Aku tengah mencerna rentetan Key Performance Index serta berbagai metrik yang harus masuk ke dalam Brand & Marketing Plan tahun depan, ketika getaran ponselku—yang entah mengapa terdengar sangat nyaring—menyela di tengah bombardir ide dari Head of Marketing . Delapan pasang mata tertuju ke meja, lalu ke tanganku, lalu ke wajahku. “Make it quick,” ujar Head of Marketing -ku sambil mengangguk memberi persetujuan, ketika aku beranjak keluar dari ruang rapat. “Dinner and drinks at Shamrock, 8 PM. I’ll pick you up at the office at 7:15 PM. I’ll bring your helmet with me already.” Detail. Singkat. Langsung ke inti. Tanpa basa-basi, tanpa bertanya—hanya komando. Ada kupu-kupu di perutku, ter...
